Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Februari 2013

Meminimalkan Efek Radiasi Elektronik

TIPS MENJAGA MATA DARI RADIASI KOMPUTER

Saya akan mencoba untuk membagikan sedikit trik kepada anda semua bagaimana cara merawat mata agar selalu dalam keadaan sehat.Kan sayang kalo masih muda matanya udah empat(pake kacamata).
1.Coba pasang filter pada monitor komputer anda.filter ini berfungsi untuk menahan radiasi agar tidak sampai ke mata.
2.pilihlah monitor yang berbentuk LCD/plasma.karena monitor ini dipercaya lebih baik daripada monitor yang model lama.Jika anda punya cukup uang,bisa membeli VGA yang bagus agar warna monitor tidak melelahkan mata.
3.Jagalah jarak mata anda dengan monitor komputer.idealnya jarak mata ke komputer adalah 30 cm.
4.Taroklah monitor sejajar dengan mata anda.jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi.usahakan saat anda melihat komputer rasanya enak dan nyaman.
5. Atur warna pada layar monitor sehingga enak dipandang mata.jangan terlalu terang karena dapat menyebabkan mata anda menjadi silau.juga jangan terlalu gelap,karena akan menyebabkan mata anda bekerja terlalu keras sehingga membuat mata menjadi cepat kering.
atur screen refresh rate menjadi 75 htz..caranya jika anda pakai windows XP klik kanan pada desktop-properties-setting-advanced-monitor-lihat kolom screen refresh rate.atur menjadi 75 htz.
6.sesering mungkin kedipkan mata.karena dengan kita mengedipkan mata,akan merangsang kelenjar airmata untuk mengeluarkan air mata yang berfungsi membuat mata menjadi basah dan lembab.jika anda jarang mengedipkan mata,maka mata akan menjadi kering.jika dipaksakan terus mata akan menjadi sakit dan akhirnya memerah.bila perlu anda bisa membeli obat tetes mata untuk membuat mata selalu dalam keadaan basah.
7.anda bisa membeli semacam kacamata yang bisa anda pakai pada saat menggunakan komputer
8.perhatikan cahaya disekitar ruangan tempat anda menggunakan komputer.usahakan ruangan cukup pasokan cahaya.jangan menggunakan komputer di ruangan yang gelap(tidak cukup cahaya).
9.setelah penggunaan komputer dalam jangka waktu yang lama,istirahatkan mata minimal 15 menit.anda bisa melihat lihat keluar ruangan untuk menyegarkan mata.usahakan untuk melihat objek yang berwarna hijau seperti pepohonan dan daun daunan.karena menurut para peneliti,warna hijau mampu membuat mata kembali segar.
10.perbanyak konsumsi makanan yang menandung vitamin A seperti wortel.juga rajinlah untuk memeriksakan mata ke dokter mata untuk mengetahui adanya gangguan pada mata.jika mata benar benar sudah terasa tidak enak,jangan malu untuk menggunakan kacamata.
11 Tips Merawat Komputer
1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.
2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.
3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.
4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.
6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.
7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
9. Uninstall atau buang program yg tidak bergunaRuang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.
10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkalaSetidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber)

Jumat, 11 Januari 2013

Virus-virus Paling Mematikan di Dunia

Sepintas Anda mungkin menganggap gambar-gambar berikut sebagai sebuah karya seni modern, namun faktanya foto-foto ini sebenarnya menunjukkan beberapa virus paling mematikan yang ada di dunia. Termasuk diantaranya antrax dan ebola.
Gambar-gambar menakjubkan ini diambil oleh para fotografer sains di Eye of Science, Jerman, Mereka mengambil koleksi sampel dari Science Photo Library di London.

Kemudian, sampel tersebut diabadikan menggunakan teknologi fotografi terbaru yang memungkinkan setiap materi super kecil diperbesar hingga lebih dari 18 ribu kali.

Salah satu contohnya adalah foto virus yang menyebabkan wabah Black Death di Eropa sekitar tahun 1664-1665. Contoh lainnya adalah virus yang menyebabkan wabah SARS, yakni penyakit paru-paru fatal yang pertama kali merebak di China tahun 2002.

"Di masa lalu, gambar ini akan digunakan semata-mata untuk penelitian," ujar Mark Abbott dari Photo Library Science. 
 
"Beberapa gambar telah dibandingkan dengan karya seni dan bahkan direproduksi dalam buku-buku seni. Kami mendapat respon yang luar biasa. Itu benar-benar membantu untuk berbagi ilmu dengan masyarakat umum, terutama anak-anak."


 

Bakteri e-coli, diperbesar menjadi 17 ribu kali.
 

Virus polio ini diperbesar hingga 90 ribu kali.
 

Virus influenza, diperbesar hingga 230 ribu kali.
 

Virus SARS (berwarna merah), diperbesar hingga 56 ribu kali.
 

Virus ebola, diperbesar hingga 12.500 kali.

Virus cacar, diperbesar hingga 28.500 kali.
 

Bakteri meningitis, diperbesar hingga 33 ribu kali.
 

Streptococcus pneumoniae, menyebabkan penyakit pneumonia.
 

Bakteri Plague, penyebab wabah Black Death di Eropa pertengahan abad ke-14.
 

Bacillus anthracis bacteria, bakteri penyebab wabah antrax.
 

Bakteri tubercolosis, jika mencapai paru-paru akan menjadi fatal. 
 

Borrelia burgdorferi, menyebabkan penyakit lyme pada manusia.
 

Kamis, 05 Juli 2012

7 Langkah Menyamarkan Kemaluan yang Menegang

 
Jakarta, Menegangnya alat kelamin laki-laki pada saat-saat yang tidak dikehendaki akan sangat merepotkan, bahkan memalukan karena orang lain akan menyangka sedang berpikiran jorok. Agar tidak ketahuan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

Ereksi yang tidak dikehendaki paling sering terjadi di pagi hari, yang dalam istilah medis disebut sebagai nocturnal penile tumescence atau Morning Glory. Namun kadang-kadang, kondisi ini bisa juga terjadi pada siang hari saat sedang berkumpul dengan orang lain.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyamarkannya adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Howcast, Minggu (1/7/2012).

1. Pakai kemeja atau kaos longgar
Jika sekiranya cukup sering mengalami ereksi yang tidak dikehendaki, biasakan memakai kemeja atau kaos yang ukurannya lebih longgar. Tidak perlu dimasukkan ke dalam celana, justru biarkan ujungnya menutupi celana hingga kira-kira sebatas panggul.

2. Bawa tas selempang
Tas dengan tali selempang yang agak panjang bisa dimanfaatkan dalam kondisi darurat. Tinggal diletakkan di bagian depan celana, tas semacam ini tidak tampak mencurigakan daripada kalau kalau ditutup pakai tas ransel atau tas jinjing semacam koper.

3. Gunakan celana baggy
Potongan celana model baggy punya manfaat ganda dalam menyamarkan ereksi yang tidak dikehendaki. Pertama karena modelnya menggembung sehingga tonjolan alat kelamin agak tersamarkan, kedua tangan bisa lebih leluasa merogoh dari sakunya untuk membetulkan posisi ereksi supaya tidak terlalu menonjol ke depan.

4. Pikirkan hal-hal yang sangat serius
Tidak banyak orang yang bisa ereksi saat memikirkan rumus matematika, atau persamaan reaksi kimia asam basa misalnya. Memikirkan kedua hal tersebut, atau hal-hal serius lain yang lebih serius terkadang cukup efektif untuk mengalihkan perhatian dari pikiran erotis sehingga ereksi akan hilang dengan sendirinya.

5. Kencangkan otot paha
Sambil duduk atau berdiri, kencangkan otot-otot paha bagian depan atau quadriseps. Langkah ini bisa membantu mengalihkan aliran darah dari yang tadinya terpusat di alat kelamin, menjadi terdistribusi merata di daerah-daerah terdekatnya terutama di bagian kaki.

6. Cubit lengan atau bagian lain kuat-kuat
Dalam banyak kasus, rasa sakit lebih sering sukses dalam mengalihkan sensasi erotis penyebab ereksi tidak dikehendaki. Lakukan cubitan di bagian manapun yang kira-kira akan terasa sangat sakit, kalau perlu sampai mau menangis maka alat kelamin akan melemas dengan sendirinya.

7. Berjalan dengan memakai tumit
Jika cara lain tidak berhasil, coba cara terakhir yakni berjalan dengan tumit sebab cara ini banyak berhasil pada laki-laki yang sedang kelebihan hormon. Tetapi jangan dipaksakan, kalau memang tidak ada efeknya sebaiknya hentikan saja karena akan terlihat makin konyol kalau sampai ketahuan orang lain.



http://health.detik.com

10 Cara Menjadi Pria Tampan


Seperti tak mau ketinggalan, kaum adam semakin hari semakin lebih memperhatikan penampilan. Pria tak lagi identik dengan cuek, penampilan dijadikan andalan untuk membuat diri semangat dan percaya diri. Terbukti, jumlah operasi plastik untuk pria di Hollywood meningkat.

Tak perlu sebegitunya. Penampilan yang oke hanya membutuhkan perawatan yang baik melalui gaya hidup sehat. Ya, bagi pria gaya hidup sehat sebenarnya sudah cukup untuk meningkatkan penampilan fisik. Ikuti tips sederhana dalam perawatan kesehatan dan gizi supaya lebih tampan:
Quote:
1. Merawat kulit
Jangan segan-segan menggunakan pelembab untuk mencegah kulit kering. Yang lebih penting, gunakan tabir surya untuk menunda penuaan dini dan kerusakan berlebihan akibat sinar ultraviolet yang bisa berupa flek hitam dan tahi lalat yang pastinya tak sedap dipandang. Itu pasti akan membuat perbedaan besar dalam penampilan. Juga biasakan rutin bercukur dan menyikat gigi.

2. Berhenti merokok

Rokok menyebabkan kulit keriput lebih parah daripada matahari. Merokok akan merampas kulit kolagen dan elastin yang memberikan tekstur kulit, kekuatan, dan elastisitas sehingga justru akan mempercepat proses penuaan. Rokok juga dapat membuat kulit tampak lebih kusam dan gelap.

3. Makan sehat

Dengan pola makan sehat, Anda akan memiliki kulit dan rambut yang lebih bersinar. Kuncinya, makan dengan menu yang seimbang.

4. Cukup tidur

Direkomendasikan agar kita memenuhi 8 jam waktu tidur. Tidur akan mengembalikan kebugaran semua organ tubuh, termasuk kulit. Juga, mengurangi ketegangan dan kecemasan serta keriput.

5. Cukup minum

Kulit membutuhkan air untuk berfungsi dengan baik, terutama dalam melawan kerusakan yang disebabkan sinar matahari. Minumlah delapan gelas air putih sehari untuk melarutkan racun dari tubuh dan membawa nutrisi ke dalam lapisan kulit (dermis).

6. Jaga berat badan

Mengurangi berat badan agar senantiasa ideal tidak hanya akan meningkatkan penampilan, tetapi juga mengurangi risiko stroke, kanker diabetes, dan penyakit lainnya. Namun, hindari diet radikal.

7. Konsumsi antioksidan

Antioksidan seperti vitamin A, C, dan E yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran sangatlah penting. Mereka memperbaiki elastisitas kulit dan mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

8. Latihan kardio

Latihan kardio akan menurunkan stres, membuat Anda lebih bahagia dan membuat kulit bercahaya. Ini bisa dilakukan dengan berjalan-jalan ringan atau bersepeda. Latihan juga harus menyenangkan dan Anda harus merasa nyaman melakukannya.

9. Hindari minuman beralkohol

Alkohol menyebabkan pembengkakan jaringan, terutama mata bengkak, dan sering mendorong kebiasaan makan yang buruk. Tak pelak akan berakhir dengan kenaikan berat badan.

10. Berdiri tegak

Postur yang baik benar-benar membuat penampilan menjadi oke. Jangan biasakan berdiri atau duduk dengan membungkuk.

Rabu, 04 Juli 2012

Jenis Jenis Penyakit Kulit

Jenis Jenis Penyakit Kulit. Banyak sekali Jenis Jenis Penyakit Kulit yang bisa menyerang kita kapanpun. Untuk masalah keganasan pada penyakit ini cukup beragam. Seperti halnya penyakit panu sampai penyakit kulit yang susah sekali untuk penyembuhannya. Pasti anda tidak akan percaya jika penyakit kulit ini bisa mengakibatkan kematian. Memang hal tersebut nyata adanya. Karena kulit merupakan pertahanan pertama ketika tubuh diserang bakteri atau virus. Contoh yang paling sederhana, ketika kulit kita terkena sinar matahari terlalu lama, akan beraksi dan merembet pada organ tubuh lainnya.

Jenis Jenis Penyakit Kulit

Sebagian pertahanan utama terhadap serangan bakteri atau virus, kulit juga berfungsi untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil dan sebagai alat mengeluarkan kotoran-kotoran tertentu. Gangguan pada kulit memang sangat menjengkelkan dan dapat menghambat aktifitas kita.

Gangguan pada kulit sering terjadi karena berbagai faktor penyebab, antara lain yaitu cuaca, lingkungan tempat tinggal, kebiasaan hidup yang kurang sehat, alergi, dan lain-lain. Dan penyakit kulit yang sering terjadi adalah sebagai berikut:


Jenis Jenis Penyakit Kulit


1.Eksim (Dermatitis).
Gejala utama yang dirasakan penderita eksim adalah rasa gatal yang berlebihan pada kulit. Lalu disertai dengan kulit memerah, bersisik dan pecah-pecah, timbul gelembung-gelembung kecil mengandung air atau nanah. Tangan, kaki, lipatan paha dan telinga adalah bagian tubuh yang paling sering terkena eksim. Eksim terbagi menjadi dua, yaitu eksim kering dan basah. Pada eksim basah, juga akan terasa panas dan dingin yang berlebihan pada kulit.

Eksim disebabkan karena alergi terhadap rangsangan zat kimia tertentu seperti yang terdapat dalam detergen, sabun, obat-obatan dan kosmetik, kepekaan terhadap jenis makanan tertentu seperti udang, ikan laut, telur, daging ayam, alkohol, vetsin (MSG), dan lain-lain. Eksim juga dapat disebabkan karena alergi serbuk sari tanaman, debu, rangangan iklim, bahkan gangguan emosi.

Eksim lebih sering menyerang pada orang-orang yang berbakat alergi. Penyakit ini sering terjadi berulang-ulang atau kambuh. Oleh karena itu harus diperhatikan untuk menghindari hal-hal atau bahan-bahan yang dapat menimbulkan alergi (alergen.) Tetapi, dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga mengurangi angka kekambuhan. Pada beberapa kasus, eksim akan menghilang seiring dengan pertambahan usia penderita.

Tujuan utama pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal pada kulit agar tidak terjadi infeksi. Ketika kulit terasa sangat gatal dan kering setelah melakukan atau menyentuh sesuatu, sebaiknya gunakan krim pelembab untuk melembabkan kulit. Tindakan ini lebih baik dilaksanakan ketika kulit masih sedikit basah, seperti sehabis mandi. Sehingga pelembab yang dioleskan akan mempertahankan kulit. Untuk mengurangi rasa gatal, sebaiknya kulit dikompres dengan air dingin.

Salep atau krim yang mengandung kortikosteroid seperti hydrokortison diberikan untuk mengurangi proses inflamasi atau keradangan. Untuk kasus yang berat, sebaiknya telan tablet kortikosteroid. Apabila daerah terkena eksim telah terinfeksi telan antibiotika untuk membunuh bakteri penyebab infeksi.

Obat lain yang dibutuhkan adalah antihistamin untuk mengurangi rasa gatal yang terlalu berat, dan cyclosporin untuk penderita yang tidak berespon terhadap semua jenis pengobatan yang diberikan.

2.Bisul (Furunkel).
Bisul merupakan infeksi kulit berupa benjolan, tampak memerah, yang akan membesar. Benjolan ini berisi nanah, dan terasa panas dan berdenyut. Bisul bisa tumbuh di semua bagian tubuh. Namun lebih banyak tumbuh pada bagian tubuh yang lembab, seperti, lipatan paha, sela bokong, sekitar leher dan ketiak, dan juga kepala.

Bisul disebabkan karena adanya infeksi bakteri Stafilokokus aureus pada kulit melalui folikel rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat, kemudian menimbulkan infeksi lokal. Faktor yang meningkatkan risiko terkena bisul antara lain kebersihan yang buruk, luka yang terinfeksi, pelemahan diabetes, kosmetika yang menyumbat pori, dan pemakaian bahan kimia.

Untuk menghindari bisul, sebaiknya tetaplah menjaga kebersihan diri dan lingkungan, dan asupan gizi harus benar-benar diperhatikan. Karena gizi yang baik akan memperkuat daya tahan tubuh.

3.Campak (Rubella).
Merupakan penyakit akut menular yang disebabkan oleh virus. Biasanya menyerang anak-anak. Gejala awal campak adalah demam, pilek, bersin, badan terasa lesu, sakit kepala, nafsu makan menurun drastis dan radang mata. Setelah beberapa hari dari gejala tersebut timbul ruam merah yang gatal, bertambah besar, tersebar ke beberapa bagian tubuh.

4.Kudis (Skabies).
Kudis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit tungau yang gatal yaitu sarcoptes scabiei var hominis. Kulit terjangkit kudis lebih banyak terjadi di daerah kumuh dan tidak menjaga kebersihan tubuh. Gejala kudis adalah adanya rasa gatal yang begitu hebat pada malam hari, terutama di sela-sela jari kaki, tangan, di bawah ketiak, alat kelamin, pinggang dan lain-lain. Kudis sangat gampang menular pada orang lain, secara tidak langsung maupun tidak langsung.

Secara langsung tentu saja melalui sentuhan kulit terkena kudis dengan kulit orang lain. Secara tidak langsung bisa menular melalui handuk atau pakaian yang dipakai secara bergantian dengan penderita kudis. Cara sangat mudah untuk menghindari kudis tentu saja dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tubuh.

5.Kurap. Kurap terjadi karena jamur.
Biasanya yang menjadi gejalanya adalah kulit menjadi tebal dan pada kulit timbul lingkaran-lingkaran yang semakin jelas, bersisik, lembab dan berair dan terasa gatal. Kemudian pada lingkaran-lingkaran akan timbul bercak-bercak putih. Kurap timbul karena kurang menjaga kebersihan kulit. Bagian tubuh yang biasanya terserang kurap yaitu tengkuk, leher, dan kulit kepala.

6.Psoriasis.
Psoriasis termasuk penyakit kulit yang sulit didiagnosa. Bagian tubuh yang biasa terkena eksim sama dengan bagian tubuh yang biasa terkena psoriasis, ditambah kulit kepala, punggung bagian bawah, telapak tangan, dan telapak kaki. Stres, trauma, dan tingkat kalsium yang rendah dapat menyebabkan psoriasis.

Psoriasis bukan penyakit menular, tetapi bersifat menurun. Gejala psoriasis adalah timbulnya bercak-bercak merah yang di atasnya terdapat sisik-sisik putih tebal dan menempel berlapis-lapis. Bila digaruk, sisik-sisik tersebut akan rontok. Mula-mula, luas permukaan kulit yang terkena hanya kecil, dan semakin lama semakin melebar.

7.Melanoma.
Melanoma merupakan kanker kulit yang sangat serius, sehingga dapat menyebabkan kematian jika tidak diobati. Melanoma adalah jenis kanker yang menyebabkan perubahan tahi lalat pada kulit, sangat berbahaya jika muncul pada leher atau kulit kepala. Salah satu tanda terjadinya melanoma adalah tahi lalat yang membesar. Selain itu terjadi perubahan warna pada tahi lalat serta terlihat tanda-tanda peradangan pada kulit di sekitar tahi lalat.

8.Impetigo.
Impetigo adalah penyakit kulit menular yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Impetigo menyebabkan kulit menjadi gatal, melepuh berisi cairan dan kulit menjadi merah. Impetigo sangat mudah terjadi pada anak berusia dua sampai enam tahun. Bakteri biasanya masuk ke dalam kulit melalui gigitan serangga, luka, atau goresan. Kebersihan sangat penting bagi orang yang mengalami impetigo.

9.Jerawat.
Berdasarkan penelitian, sekitar 80 persen dari seluruh manusia pernah memiliki jerawat. Jerawat sebagai salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri yang tumbuh di kulit dan menghubungkan pori-pori dengan kelenjar minyak di bawah kulit. Jerawat dapat berkembang jika pengobatan tidak dilakukan di tahap awal kemunculannya. Jerawat tidak hanya tumbuh di wajah, namun juga bisa tumbuh di bagian tubuh lain terutama punggung.

Minggu, 01 Juli 2012

Pil Bagi Orang Malas

Malas. Kata ini selalu menjadi momok yang sering dikaitkan dengan produktivitas dan kinerja. Murid yang malas imbasnya pada pelajaran dan keberhasilannya di jenjang pendidikan. Pegawai yang malas, wah ini berbahaya karena mata rantainya hingga ke daya saing perusahaan.


 geniusbeauty.com


Malas pun akhirnya menjadi subyek menarik bagi ilmuwan. Apa penyebab manusia malas, dan mengapa? Bagaimana cara mengatasinya?

Sekumpulan peneliti di Universitas Zurich yang tergabung dalam grup Center for Integrative Human Physiology baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah memecahkan problem mendasar tentang kemalasan.

Para peneliti memberikan hormon erythropoietin pada tikus percobaan dan ternyata hormon tersebut memotivasi hewan-hewan tersebut. Sebagai tambahan, erythropoietin tidak meningkatkan sel darah merah. Sehingga percobaan ini memberi jawaban pada masalah kesehatan, seperti penderita alzheimer dan gangguan mental lainnya.

Max Gassmann, asisten penulis laporan penelitian tersebut mencatat bahwa erythropoietin memiliki efek pada mood seseorang, karenanya dapat digunakan pada pasien yang menderita depresi.

Apa kesimpulan yang didapat? Penemuan ini memungkinkan terciptanya "pil motivasi" yang bisa menambah semangat orang agar tak malas lagi.

rumahbacaonline.com

Ayo Bermain ini, Tes Mata dan Otak

Ada satu permainan menarik dengan melihat gambar di bawah ini. Sesekali kita lakukan tes untuk meneliti seberapa teliti mata mencari dan melatih respon otak.
 
 qualityopticalchicago.com
 
 
Aturan mainnya sebagai berikut:

1. Sebaiknya lakukan hal ini bersama keluarga, teman-teman atau pasangan kamu, ya.

2. Ambil stopwatch untuk menghitung waktu

3. Tentukan caranya: "Cari angka 8 dari deretan angka pada gambar"

4. Siap? Langsung cari...
 
5. Nah, kalau kamu bisa mendapatkan angka 8 di bawah 15 detik berarti mata kamu masih jeli dan cerdas. Kalau antara 30 hingga 40 detik, artinya standar. Tapi kalau lebih dari 1 menit, wah harus periksa ke dokter mata, deh.

Selamat bermain :-)

Rabu, 20 Juni 2012

Waspada 3 Tempat Kekuasaan Bakteri di Rumah

Kebersihan rumah menjadi tolok ukur kesehatan keluarga. Meski sepintas sudah terlihat bersih dan rapi, waspadai kemungkinan bakteri jahat bersembunyi dan berkembang biak di sejumlah tempat tak terduga.
futurity.org
Dr Nurrahmiati, MKM, Pakar Kesehatan Masyarakat dari Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa bakteri gemar menghuni tempat kotor dan lembab. Karenanya, kualitas pencahayaan, ventilasi udara dan pengaturan limbah patut diperhatikan.
Ada banyak celah di dalam rumah yang memungkinkan pertumbuhan bakteri penyebab sakit. Karenanya, kenali tempat favorit sumber penyebaran bakteri yang mengintai kesehatan keluarga. Terutama di tempat-tempat yang paling kerap digunakan: dapur, kamar mandi dan ruang keluarga.

Dapur
cdnfiles.hdrcreme.com
  
Sekilas mungkin tampak bersih, tapi tahukah Anda bahwa dapur merupakan area rumah yang paling kotor. Menyimpan jutaan bakteri yang bersumber tak hanya dari sampah tapi juga bahan-bahan makanan mentah seperti daging.
Daging mentah berpotensi membawa bakteri E Coli dan Salmonela yang mudah melekat pada alat-alat masak dan perangkat makan di sekitarnya. Sebuah studi bahkan menyebut bak cuci piring terkontaminasi bakteri 100 ribu kali lebih banyak daripada yang ada di toilet.

Kamar Mandi

maestro-sec.com 
 
Meski dikata lebih bersih dari dapur, area ini jelas menyimpan banyak bakteri dari kotoran tubuh. Setidaknya terdapat empat titik yang rawan terkontaminasi bakteri: keran wastafel, keran toilet, area untuk mandi, dan gagang lemari. Ironisnya, banyak pengguna kamar mandi kurang menyadari bahwa kamar mandi yang tidak terawat menjadi sumber penyakit.
Ruang tengah

 onlinemarketing.co.il
  
Area yang sering difungsikan sebagai ruang keluarga untuk menghabiskan waktu bersama ini juga berpotensi menjadi tempat bersarangnya bakteri. Gagang telepon, pengendali televisi dan saklar lampu yang ada di sana menjadi tempat yang sering dihuni bakteri.  
Menimimalisir bakteri di dalam rumah sebenarnya sangat mudah. Selain rajin membersihkan setiap permukaan, juga perlu melakukan penataan ruang yang baik agar sirkulasi udara dan pencahayaan maksimal.
“Semakin banyak ventilasi dan cahaya masuk, perabot dan area permukaan dalam rumah semakin mudah dibersihkan. Debu dan kotoran tidak akan bertahan lama," kata Desainer Interior, Dianing Mahdiawaty dalam acara Scotch-Brite™ Kampanye Rumah Bersih Terawat, Keluargaku Sehat.

Jumat, 15 Juni 2012

Apa itu SRS (Stereotatic Radio Surgery)?

Apa itu SRS (Stereotatic Radio Surgery) ?
Stereotatic Radio Surgery adalah bentuk khusus dari terapi radiasi tanpa melakukan operasi. Stereotatic Radio Surgery memungkinkan terfokusnya sumber dengan tepat, dosis tinggi berkas x-ray yang akan dikirim ke area kecil dan terlokaliasasi pada daerah otak. Hal ini digunakan untuk mengobati otak kecil dan tumor sumsum tulang belakang (baik tumor jinak maupun ganas); kelainan pembuluh darah diotak; menentukan area kanker; tumor kecil tertentu di paru-paru dan hati; dan masalah neurologi seperti gangguan pergerakan.
Perbedaan SRS dengan terapi konvensional
Terapi radiasi sinar eksternal konvensional-bentuk paling umum dari terapi radiasi- pemberian dosis penuh ke tumor dan beberapa jaringan otak yang ada di sekitar tumor. Untuk beberapa alasan, target area untuk radiasi konvensional secara sengaja menyertakan perbatasan (yang disebut “margin”) dari jaringan normal otak disekitar tumor. Alasan ini termasuk batas tumor yang tidak merata, resiko penyebaran tak terlihat dari tumor ke jaringan sekitarnya., ukuran tumor yang besar, atau adanya beberapa tumor. Zona ini lebih besar dari radiasi dosis penuh meliputi perbatsan tumor dimana sel-sel mikroskopik tumor mungkin terletak. Karena jaringan normal otak termasuk kedalam area dosis penuh, radiasi konvensional harus dibagi menjadi bagian kecil dosis harian sehingga jaringan noramal otak dapat mentoleransinya. Akibatnya, untuk mencapai dosis sesuai yang diinginkan dibutuhkan beberapa minggu dari tindakan harian. Radio Surgery memfokuskan berkas radiasi lebih dekat ke tumor dibandingkan berkas radiasi eksternal konvensional. Hal ini memungkinkan untuk dibantu dengan peralatan komputer yang sangat canggih. Sebuah bingkai kepala atau sunkup muka yang untuk pengobatan ini memungkinkan set-up/pengaturan yang sangat tepat, terlokalisasi dan pengobatan tumor dengan baik. Penggunaan komputer canggih dalam perencanaan tindakan, radiosurgery meminimalkan jumlah radiasi yang diterima oleh jaringan normal dan sumber radiasi bisa lebih terfokus pada daerah yang akan mendapatkan tindakan/diobati. Karena terapi radiasi konvensional menngenai lebih banyak jaringan normal, itu hanya sering bisa digunakan dalam satu kali tindakan. Radiosurgery, bagaimanapun, dapat dipertimbangkan untuk re-iradiasi dan kemungkinan menghindari daerah yang sebelumnya mendapatkan tindakan.
Jenis-jenis peralatan Radio Surgery
Ada tiga jenis peralatan umum yan digunakan pada saat tindakan radiosurgery : sebuah sistem yang telah dilengkapai dengan sumber radiasi, seperti pisau gamma (Gamma Knife); Linac (Linear Accelarator); dan Cyclotrons.
Gamma Knife/pisau gamma
Gamma knife adalah sebuah dedikasi unit radiosurgery yang terdiri dari 201 sumber radiasi berupa Co-60 yang dapat difokuskan komputer seluruhnya ke area tunggal dari otak.
Gambar 1. Gamma Knife
Linear Accelerator
Linac adalah mesin yang digunakan untuk mengirimkan berkas radiasi eksternal pada terapi konvensional. Sebuah Linac dapat dimodifikasi untuk mengirimkan enrgi tunggal yang tinggi computer-shaped beam (berkas radiasi yang bentuk dapat diatur melalui koputer) ke tumor, atau sebuah linier accelerator yang diproduksi secra khusus untuk digunakan dalam radiosurgery.
Gambar 2. LINAC
Proton Beam Radiosurgery
Cyclotron adalah reaktor nuklir yang dapat memanfaatkan penumbukan elektron untuk menghasilkan/melepaskan proton, neutron dan berkas ion helium yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan radiosurgery. Hanya sedikit mesin ini yang digunakan.
Gambar 3. Cyclotron
Tujuan dari Radio Surgery
Secara umum, tujuan dari berbagi macam bentuk radioterapi untuk mengurangi/menyusutkan dan mengahncurkan sel-sel tumor. Beberapa jenis tumor dapat disembuhkan dengan mengunakan radioterapi, sedangkan yang lainnya hanya dapat dikontrol. Pada situasi dan kondisi tertentu dimana tumor tidak mengalami penyusutan dalam responnya terhadapa radiosurgery tetapi tetap dapat disembuhkan. Ini adalah keadaan umum untuk pasien dengan tumor otak jinak tertentu. Karena radiosurgery merupakan pengobatan yang terfokus tinggi, bentuk radioterapi ini sangat berguna dalam kondisi dimana tumor ukurannya kecil dan terlokalisasi pada area tertentu. Meskipun definisi kecil sangat berbeda setiap instansi kesehatan, tumor kecil secara umum berukuran 3 cm (sekitar 1 ¼ inchi) atau berdiameter kecil.
Radio Surgery dapat digunakan untuk otak dan saraf tulang belakang. Itu dapat digunakan untuk pengobatan berbagai macam tumor jika tumor berukuran kecil dan jumlahnya terbatas. Kadang-kadang, radiosurgery digunakan untuk mengobati tumor yang tidak dapat dibuang, hanya hanya sebagian kecil yang dapat dibuang melaui operasi. Selain itu, radiosuregry dapat juga digunakan sebagai “peningkatan” lokal pada tahap ujung berkas eksternal radioterapi konvensional.

Rabu, 13 Juni 2012

10 Tanda Sebelum Dan Sesudah Kematian

Kematian adalah sebuah takdir yang tidak bisa dihindari, bahkan tidak bisa diketahui kapan terjadinya, karena yang mengetahui umur seseorang hanyalah Tuhan semata. Namun dalam postingan kali ini kami mengetengahkan gejala-gejala yang muncul saat orang akan/telah meninggal.

1. Death Rattle

Death Rattle adalah istilah umum rumah sakit saat pasien yang hendak meninggal mengeluarkan suara yang mengerikan, namun apa sebab suara ini keluar?
Hal ini terjadi setelah hilangnya refleks batuk dan kehilangan kemampuan untuk menelan. Hal ini menyebabkan akumulasi kelebihan air liur di tenggorokan dan paru-paru.
Meskipun jarang menyebabkan nyeri kepada pasien, anggota keluarga akan merasa resah dan terganggu karena suara ini.
Siapa pun yang pernah mendengar suara kematian mungkin akan teringat-ingat terus. Penyedotan, obat anti nyeri dan anti-kecemasan biasanya diberikan untuk mengurangi ketidaknyamanan pasien.

2. Cheynes-Stokes Respiration 


Ini adalah pola pernapasan yang sangat abnormal ditandai dengan napas yang sangat cepat dan kemudian periode tidak bernapas (apnea). Dalam jangka pendek, jantung menjadi lemah dan terlalu banyak bekerja, ini membuat tubuh hiperventilasi (bernapas normal cepat) dan, kemudian, tidak ada energi lebih untuk bernapas untuk jangka waktu lama (apnea).
Ini berarti organ-organ semakin kekurangan darah, dan dengan demikian, oksigen kurang. Tanpa oksigen, sel-sel di organ mulai mati, organ-organ mati dan akhirnya kematian individu tersebut.
Meskipun juga dapat terjadi pada orang dengan gagal jantung, atau gangguan pernapasan lainnya, biasanya gejala ini hadir pada saat kematian akan datang.

3. Defecation 

Setelah kematian, setiap otot dalam tubuh manusia akan berhenti untuk menerima energi dalam bentuk ATP. Akibatnya, perut akan relaks dan buang air besar dapat terjadi. Hal ini terutama berlaku pada individu yang telah makan dalam periode lama sebelum waktu kematian mereka.
Faktor lain yang berkontribusi buang air besar setelah kematian adalah seberapa cepat tubuh seseorang biasanya mencerna makanan. Hal ini ditemukan lebih sering dalam kematian tak terduga daripada kematian normal.
Pasien di pusat-pusat rumah sakit mungkin tidak memiliki nafsu makan selama beberapa hari sebelum kematian, dan dengan demikian, mungkin tidak akan buang air besar pada tempat tidur mereka.


4. Rigor Mortis 


Setelah kematian, setiap otot dalam tubuh manusia akan berhenti untuk menerima energi dalam bentuk ATP. Akibatnya, perut akan relaks dan buang air besar dapat terjadi. Hal ini terutama berlaku pada individu yang telah makan dalam periode lama sebelum waktu kematian mereka.
Faktor lain yang berkontribusi buang air besar setelah kematian adalah seberapa cepat tubuh seseorang biasanya mencerna makanan. Hal ini ditemukan lebih sering dalam kematian tak terduga daripada kematian normal.
Pasien di pusat-pusat rumah sakit mungkin tidak memiliki nafsu makan selama beberapa hari sebelum kematian, dan dengan demikian, mungkin tidak akan buang air besar pada tempat tidur mereka.


5. Livor Mortis 


Setelah kematian, setiap otot dalam tubuh manusia akan berhenti untuk menerima energi dalam bentuk ATP. Akibatnya, perut akan relaks dan buang air besar dapat terjadi. Hal ini terutama berlaku pada individu yang telah makan dalam periode lama sebelum waktu kematian mereka.
Faktor lain yang berkontribusi buang air besar setelah kematian adalah seberapa cepat tubuh seseorang biasanya mencerna makanan. Hal ini ditemukan lebih sering dalam kematian tak terduga daripada kematian normal.
Pasien di pusat-pusat rumah sakit mungkin tidak memiliki nafsu makan selama beberapa hari sebelum kematian, dan dengan demikian, mungkin tidak akan buang air besar pada tempat tidur mereka.



6. Algor Mortis 


Adalah turunnya temperatur tubuh seiring dengan kematian. Terjadi bila suhu diluar lebih dingin dari suhu tubuh. Orang yang meninggal di lantai kamar mandi lebih cepat turun suhu tubuhnya daripada orang yang meninggal di luar kamar mandi.
Anak kecil lebih cepat turun suhu tubuhnya daripada orang gemuk. Namun normalnya butuh 24 jam sampai tubuh benar-benar menjadi dingin atau suhu tubuhnya sama dengan lingkungan sekitar.


7. Tache Noire 


Tache Noire, secara harfiah berarti 'titik hitam', adalah garis cokelat gelap kemerahan yang akan membentuk horizontal di bola mata. Selama hidup, bola mata tetap lembab karena berkedip, tapi kadang-kadang mereka tidak lagi dilindungi setelah kematian. Oleh karena itu, Tache Noire akan terjadi pada individu yang kelopak mata tidak tertutup setelah kematian. Demikian pula, membran mukosa lain seperti lidah yang akan gelap setelah terpapar udara yang terlalu lama. Jika individu tenggelam, atau tubuh itu ditemukan dalam air, NoireTache tidak akan ditemukan sebabnya adalah karena bola mata harus terkena udara kering.


8. Purge Fluid 


Adalah cairan berwarna merah kecoklatan yang keluar dari mulut dan lubang anus, sering disalahartikan sebagai cedera otak atau darah biasa. Ini muncul sebagai akibat dari gas yang terbentuk di seluruh tubuh.
Ketika terjadi pembentukan gas dalam perut dan usus, perut dapat menjadi tegang dan buncit. Selanjutnya, peningkatan tekanan abdomen menyebabkan pembersihan cairan kotor, darah kebiruan dari vagina, mulut dan hidung.
Sebuah cairan bercampur kotoran yang sama juga akan muncul dari rektum (anus). Purge Fluid dapat berguna dalam menentukan waktu kematian. Jika seseorang meninggal dalam iklim panas, seperti Texas atau Meksiko, cairan ini dapat dilihat dalam waktu kurang dari 24 jam.

9. Degloving 


Setelah kematian kulit akan mengelupas, terutama kulit pada jari-jari dan kuku, gejala ini membuat kulit mengelupas seperti sarung tangan atau kaos kaki. Hal ini terjadi sebagai akibat dari pembengkakan gas pada batang leher dan anggota badan, yang menjadi bengkak sehingga seseorang dapat mengira mayat itu obesitas.
Ketika gas busuk berada di bawah sejumlah besar tekanan, mereka melepaskan diri dari tubuh dan seluruh massa yang membusuk hancur bersama jaringan lunak.
Degloving adalah istilah yang tepat karena anda dapat menarik kulit tangan mayat seperti anda melepas sarung tangan. Uniknya walau kulit luar dapat mengelupas, sidik jari si mayat masih tetap ada.


10. Maceration 


Maserasi berarti 'lunak dalam rendaman' dalam bahasa Latin. Hal ini mengacu kepada bayi yang mati dalam rahim, antara bulan keenam dan bulan kesembilan kehamilan.
Dekomposisi mereka sedikit berbeda karena terendam lama di dalam cairan ketuban. Mereka menyerupai mayat direndam dalam air. Kulit bayi akan terlihat seperti mendidih atau 'terbakar' karena kulit mereka terlepas dari tubuh.
Jika bayi tersebut tetap berada di rahim selama beberapa hari, tengkorak mulai hancur dan otak mulai mencair. Jika bayi dikeluarkan dari rahim dalam waktu 24 jam setelah mereka mati, dan udara masuk ke dalam tubuh sang ibu maka bukan maserasi yang terjadi namun pembusukan.


Rabu, 06 Juni 2012

Hukum Onani di dalam Islam

Ya, jika sobat yang berjenis kelamin laki2 yang beragama islam pasti bertanya tanya apa sih Hukumnya onani di dalam islam? memang bukan rahasia umum lagi bahwa onani (masturbasi) sering dilakukan oleh generasi muda kita saat ini. Menurut penelitian, para pemuda yang berumur antara 13 dan 20 tahun merupakan usia yang paling banyak melakukan onani. Biasanya yang melakukan onani adalah anak-anak muda yang belum kawin, duda atau janda, orang-orang dalam pengasingan, dan bermacam-macam lagi.

Onani, atau dalam bahasa gaulnya coli adalah kegiatan melepaskan keingiinan nafsu seksual dengan jalan tidak bersenggama, dengan cara merangsang alat vital melalui tangan atau alat bantu lainnya. Dalam Islam, onani di kenal dengan beberapa nama, yaitu, al-istimna, nikah al-yad, jildu umairah, al-i’timar atau ‘adatus sirriyah. Nah, sekarang pertanyaannya bagaimana hukum Islam memandang permasalahan ini ?

Sebenarnya, ada perbedaan pendapatdi kalangan ulama mengenai hukum onani. Menurut Imam Syafi’i dan Imam Malik, onani adalah kegiatan dilarang dalam Islam. Mereka merujuk, pada beberapa ayat Al-Qur’an sebagai berikut “Sungguh beruntung orang-orang beriman." (QS. Al-Mukminun 23:1)

“(yaitu) orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali untuk pasangannya (suami atau isterinya).” (QS. Al-Mukminun 23: 5-6)


“Barangsiapa yang mencari di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melewati batas”. (QS. Al-Mukminun 23: 7)
Dalam surat Al-Mukminun ayat tujuh tersebut, terdapat kata  “Barangsiapa yang mencari di balik itu.” Maksudnya adalah yang mencari kepuasan seksual bukan dengan isteri atau suaminya, tapi dengan cara yang lain seperti homo seksual, lesbi dan onani, maka tindakan tersebut merupakan perbuatan yang melampaui batas atau haram. Nah, dari ayat tersebutlah Iman Syafi’i dan Imam Malik membuat kesimpulan bahwa onani adalah perbuatan yang haram .
Namun ada juga sebagian ulama yang memperbolehkan, terutama ulama dari mahzab Hanafi dan Hanbali. Mereka mengatakan  masturbasi secara prinsip hukumnya terlarang atau haram, namun apabila dorongan seksual seseorang sangat tinggi padahal belum mampu menikah, demi mencegah perbuatan zina, maka dalam kondisi ini onani hukumnya menjadi mu bah, tetapi dengan catatan tidak menjadi kebiasaan atau adat
Hal ini juga terdapat dalam kasus, orang yang sudah menikah namun tinggal berjauhan (long distance), demi mencegah perbuatan yang tidak diinginkan, maka sebagian ulama memperbolehkan onani.

Sementara, ada juga beberapa ulama seperti Imam Ibnu Hazm berpendapat bahwa hukum masturbasi adalah makruh, artinya bila ditinggalkan mendapat pahala dan bila dikerjakan tidak berdosa. Ia mendasarkan pendapatnya pada firman Allah swt “Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu” (QS. Al Baqarah 2:29).

Oleh karena itu Ibnu Hazm memandang makruh mencari kesenangan dengan cara masturbasi karena untuk melakukannya tidak melibatkan orang lain. Secara umum Allah swt. telah menciptakan segala sesuatu dengan fitrahnya. Salah satu fitrah manusia adalah memenuhi kebutuhan seksual.
Memang, sampai saat ini terjadi khilafiyah (perbedaan pendapat dikalangan ulama) mengenai hukum onani. Nah, sekarang terkagantung bagaimana Anda melihat onani baik dari segi untung ataupun ruginya. Namun apa yang terbaik ialah apa yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW terhadap pemuda yang tidak mampu untuk kawin, beliau mengatakan”Wahai sekalian pemuda! Barangsiapa di antara kamu mempunyai kemampuan, maka kawinlah, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan, tetapi barangsiapa yang tidak berkemampuan, maka hendaklah dia berpuasa karena puasa itu baginya merupakan pelindung.”

5 Fakta Onani Wajib Tahu

Untuk urusan Onani, tentunya Anda tak membutuhkan pendapat pakar mengenai nikmatnya praktik yang satu ini. Jika masih dalam batas kewajaran, Onani bisa bermanfaat sebagai obat insomnia dan stres yang ampuh dan natural.
Tapi, benarkah Onani sepenuhnya aman dan normal? Apakah Onani bisa memicu disfungsi seksual?
Anda berhak tahu mengenai fakta Onani yang banyak dibicarakan ahli. Berikut paparannya yang diungkapkan melalui situs askmen.com

1. Tak Ada Istilah ‘Abnormal’
Sebagian pria beranggapan bahwa Onani adalah satu hal yang abnormal. Namun para ahli masih kesulitan menentukan batasan normal dan abnormal jika dikaitkan dengan proses Onani, variasi, teknik dan frekuensi.
Martha Cornog penulis The Big Book of Masturbation menyatakan bahwa setiap pria memiliki cara tersendiri untuk berOnani, entah menggunakan tangan, atau dengan seks sekalipun.

2. Tidak Sepenuhnya Aman
Meski Onani minim risiko penularan penyakit seksual jika dibandingkan dengan aktivitas seksual bersama pasangan, tapi Onani tidak sepenuhnya aman. Ada beberapa risiko yang mungkin disebabkan Onani:
- Aktivitas Onani dengan frekuensi tinggi bisa menyebabkan iritasi kulit pada Mr Dick.
- Onani yang dilakukan dengan tergesa-gesa dan tidak berhati-hati bisa menyebabkan penile fracture (terjadi jika ereksi Mr Dick terbentur dengan benda keras)
- Gesekan dengan benda-benda keras berisiko menyebabkan trauma pada uretra.

3. Memperbaiki Kehidupan Seksual atau Justru Menghancurkannya?
Untuk alasan tertentu Onani membawa dampak positif bagi kehidupan seksual bersama pasangan. Dengan berOnani seorang pria dapat mempelajari dan mengeksplorasi G-Spot dan berlatih mengontrol kemampuan ejakulasi.
Bahkan Onani bisa menjadi solusi sementara, ketika hubungan seksual bersama pasangan tidak mungkin dilakukan karena sakit, proses kelahiran atau bahkan ketika pasangan sedang tidak menginginkan hubungan seksual.
Tetapi dampak negatif yang mungkin ditimbulkan adalah hilangnya ketertarikan untuk melakukan hubungan seksual bersama pasangan. Meskipun demikian, Anda tak perlu khawatir, para ahli menegaskan jika hubungan Anda bersama pasangan baik-baik saja maka Onani tidak akan mengganggu kehidupan seksual Anda.

4. Onani dengan Cara Tertentu Memicu Disfungsi Seksual
Para ahli memberi peringatan bagi pria yang terbiasa melakukan Onani dengan frekuensi gesekan yang sangat cepat, dan tidak mungkin jika dilakukan bersama pasangan, karena hal itu dapat memicu permasalahan ejakulasi.
Pria dengan pola Onani seperti itu dapat mengalami kesulitan ejakulasi jika melakukan aktivitas bersama pasangan, karenanya cobalah untuk melakukan Onani sewajarnya.
Capailah orgasme dan ejakulasi dengan cara-cara yang memungkinkan bisa dilakukan dengan hubungan seksual bersama pasangan (stimulasi organ seksual, oral, maupun tangan pasangan).

5. Tidak Terbukti Meningkatkan Risiko Kanker Prostat.
Hubungan antara Onani dan kanker prostat memang belum jelas. Sebuah studi di Australia pada 2003 (BJU International) mengemukakan bahwa ejakulasi pada usia muda akan mengurangi risiko kanker prostat. Namun hasil studi yang dipublikasikan The Journal Of The American Medical Association pada 2004 menyatakan bahwa frekuensi ejakulasi (termasuk hubungan seksual maupun Onani) tidak ada hubungannya dengan risiko kanker prostat.
Tapi berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan BJU International pada Januari 2009 menyatakan bahwa frekuensi Onani pada pria muda (20–30 tahun) dapat meningkatkan risiko kanker prostat, namun sebaliknya bagi pria berumur 50 tahun ke atas.
Sementara hubungan seksual bersama pasangan, tidak akan menimbulkan efek pada risiko kanker. Teorinya bahwa pada pria berusia 50 tahun ke atas, Onani bermanfaat untuk membantu mengeluarkan cairan prostat yang kemungkinan besar mengandung sel kanker. [www.inilah.com]

Minggu, 05 Juni 2011

Penyakit Maag / Gasritis

A. Pengertian
Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung (Medicastore, 2003). Gastritis adalah proses inflamasi pada lapisan mukosa dan sub mukosa lambung (Suyono, 2001). David Ovedorf (2002) mendefinisikan gastritis sebagai inflamasi mukosa gaster akut atau kronik. Pengertian yang lebih lengkap dari gastritis yaitu peradangan lokal atau menyebar pada mukosa lambung yang berkembang bila mekanisme protektif mukosa dipenuhi dengan bakteri atau bahan iritan lain (Reeves, 2002).

B. Klasifikasi
Gastritis ada 2 kelompok yaitu gastritis akut dan gastritis kronik. Tetapi gastritis kronik bukan merupakan lanjutan dari gastritis akut, dan keduanya tidak saling berhubungan. Gastritis kronik juga masih dikelompokkan lagi dalam 2 tipe yaitu tipe A dan tipe B.
Dikatakan gastritis kronik tipe A jika mampu menghasilkan imun sendiri. Tipe ini dikaitkan dengan atropi dari kelenjar lambung dan penurunan mukosa. Penurunan pada sekresi gastrik mempengaruhi produksi antibodi. Anemia pernisiosa berkembang pada proses ini. Gastritis kronik tipe B lebih lazim. Tipe ini dikaitkan dengan infeksi helicobacter pylori yang menimbulkan ulkus pada dinding lambung.

C. Penyebab
Lapisan lambung menahan iritasi dan biasanya tahan terhadap asam yana kuat. Tetapi lapisan lambung dapat mengalami iritasi dan peradangan karena beberapa penyebab. Gastritis bakterialis biasanya merupakan akibat dari infeksi oleh Helicobacter pylori (bakteri yang tumbuh di dalam sel penghasil lendir di lapisan lambung). Tidak ada bakteri lainnya yang dalam keadaan normal tumbuh di dalam lambung yang bersifat asam, tetapi jika lambung tidak menghasilkan asam, berbagai bakteri bisa tumbuh di lambung. Bakteri ini bisa menyebabkan gastritis menetap atau gastritis sementara.
Gastritis karena stres akut, merupakan jenis gastritis yang paling berat, yang disebabkan oleh penyakit berat atau trauma (cedera) yang terjadi secara tiba-tiba. Cederanya sendiri mungkin tidak mengenai lambung, seperti yang terjadi pada luka bakar yang luas, operasi besar, gagal ginjal, gagal nafas, penyakit hari yang berat, septicemia atau cedera yang menyebabkan perdarahan hebat. Gambaran yang sama tentang gasstritis ini disebut gastritis akut erosif. Kira-kira 90% pasien yang dirawat di ruang intensif menderita gastritis akut erosif ini.
Gastritis erosif kronis bisa merupakan akibat dari bahan iritan seperti obat-obatan, terutama aspirin dan obat anti peradangan non-steroid lainnya, penyakit Crohn, serta infeksi virus dan bakteri. Gastritis ini terjadi secara perlahan pada orang-orang yang sehat, bisa disertai dengan perdarahan atau pembentukan ulkus (borok, luka terbuka). Gastritis ini paling sering terjadi pada alkoholis.
Gastritis karena virus atau jamur bisa terjadi pada penderita penyakit menahun atau penderita yang mengalami gangguan sistem kekebalan. Gastritis eosinofilik bisa terjadi sebagai akibat dari reaksi alergi terhadap infestasi cacing gelang. Eosinofil (sel darah putih) terkumpul di dinding lambung.
Gastritis atrofik terjadi jika antibodi menyerang lapisan lambung, sehingga lapisan lambung menjadi sangat tipis dan kehilangan sebagian atau seluruh selnya yang menghasilkan asam dan enzim. Keadaan ini biasanya terjadi pada usia lanjut. Gastritis ini juga cenderung terjadi pada orang-orang yang sebagian lambungnya telah diangkat (menjalani pembedahan gastrektomi parsial). Gastritis atrofik bisa menyebabkan anemia pernisiosa karena mempengaruhi penyerapan vitamin B12 dari makanan. Pada gastritis atrofik, infiltrat menginflamasi lamina propria dengan menghilangnya kelenjar-kelenjar. Jika atrofi gaster menjadi komplit, elemen kelenjar berkurang atau hampir tidak ada, tetapi tidak terdapat sel radang, anemia pernisiosa dapat timbul pada gastritis jenis ini.
Penyakit Ménétrier merupakan jenis gastritis yang penyebabnya tidak diketahui. Dinding lambung menjadi tebal, lipatannya melebar, kelenjarnya membesar dan memiliki kista yang terisi cairan. Sekitar 10% penderita penyakit ini menderita kanker lambung. Gastritis juga bisa terjadi jika seseorang menelan bahan korosif atau menerima terapi penyinaran kadar tinggi.
Dijelaskan secar ringkas oleh Hirlan tentang etiologi gstritis akut antara lain asam lambung yang sangat berlebihan, pepsin yang tinggi, obat analgetik dan inflamasi, refluks usus-lambung, minum alkohol, merokok, stres fisik misalnya karena luka bakar, sepsis dan trauma, serta bahan korosif asam dan basa kuat (misalnya lisol). Obat-obat analgesik dan antiinflamasi yang sering dikaitkan dengan gastritis adalah aspirin. Aspirin dalam dosis rendah sudah dapat menyebabkan erosi mukosa lambung.

D. Tanda dan Gejala
Gejalanya bermacam-macam, tergantung kepada jenis gastritisnya. Biasanya penderita gastritis mengalami gangguan pencernaan (indigesti) dan rasa tidak nyaman di perut sebelah atas. Pada gastritis karena stres akut, penyebabnya (misalnya penyakit berat, luka bakar atau cedera) biasanya menutupi gejala-gejala lambung; tetapi perut sebelah atas terasa tidak enak.
Segera setelah cedera, timbul memar kecil di dalam lapisan lambung. Dalam beberapa jam, memar ini bisa berubah menjadi ulkus. Ulkus dan gastritis bisa menghilang bila penderita sembuh dengan cepat dari cederanya. Bila penderita tetap sakit, ulkus bisa membesar dan mulai mengalami perdarahan, biasanya dalam waktu 2-5 hari setelah terjadinya cedera. Perdarahan menyebabkan tinja berwarna kehitaman seperti aspal, cairan lambung menjadi kemerahan dan jika sangat berat, tekanan darah bisa turun. Perdarahan bisa meluas dan berakibat fatal. Pada sebagian besar kasus, gejalanya amat ringan bahkan asimptomatis. Keluhan itu misalnya nyeri pada ulu hati yang biasanya ringan.
Gejala dari gastritis erosif kronis berupa mual ringan dan nyeri di perut sebelah atas. Tetapi banyak penderita (misalnya pemakai aspirin jangka panjang) tidak merasakan nyeri. Penderita lainnya merasakan gejala yang mirip ulkus, yaitu nyeri ketika perut kosong. Jika gastritis menyebabkan perdarahan dari ulkus lambung, gejalanya bisa berupa tinja berwarna kehitaman seperti aspal (melena), serta muntah darah (hematemesis) atau makanan yang sebagian sudah dicerna, yang menyerupai endapan kopi. Gejala lainnya dari gastritis kronik adalah anoreksia, mual-muntah, diare, sakit epigastrik dan demam. Perdarahan saluran cerna yang tak terasa sakit dapat terjadi setelah penggunaan aspirin.
Pada gastritis eosinofilik, nyeri perut dan muntah bisa disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan ujung saluran lambung yang menuju ke usus dua belas jari. Pada penyakit Méniére, gejala yang paling sering ditemukan adalah nyeri lambung. Hilangnya nafsu makan, mual, muntah dan penurunan berat badan, lebih jarang terjadi. Tidak pernah terjadi perdarahan lambung. Penimbunan cairan dan pembengkakan jaringan (edema) bisa disebabkan karena hilangnya protein dari lapisan lambung yang meradang. Protein yang hilang ini bercampur dengan isi lambung dan dibuang dari tubuh.
Pada gastritis sel plasma, nyeri perut dan muntah bisa terjadi bersamaan dengan timbulnya ruam di kulit dan diare. Gastritis akibat terapi penyinaran menyebabkan nyeri, mual dan heartburn (rasa hangat atau rasa terbakar di belakang tulang dada), yang terjadi karena adanya peradangan dan kadang karena adanya tukak di lambung. Tukak bisa menembus dinding lambung, sehingga isi lambung tumpah ke dalam rongga perut, menyebabkan peritonitis (peradangan lapisan perut) dan nyeri yang luar biasa. Perut tampak kaku dan keadaan ini memerlukan tindakan pembedahan darurat. Kadang setelah terapi penyinaran, terbentuk jaringan parut yang menyebabkan menyempitnya saluran lambung yang menuju ke usus dua belas jari, sehingga terjadi nyeri perut dan muntah. Penyinaran bisa merusak lapisan pelindung lambung, sehingga bakteri bisa masuk ke dalam dinding lambung dan menyebabkan nyeri hebat yang muncul secara tiba-tiba.

E. Diet Pada Gastritis
Diet pada penderita gastritis adalah diet lambung. Prinsip diet pada penyakit lambung bersifat ad libitum, yang artinya adalah bahwa diet lambung dilaksanakan berdasarkan kehendak pasien. Prinsip diet diantaranya pasien dianjurkan untuk makan secara teratur, tidak terlalu kenyang dan tidak boleh berpuasa. Makanan yang dikonsumsi harus mengandung cukup kalori dan protein (TKTP) namun kandungan lemak/minyak, khususnya yang jenuh harus dikurangi. Makanan pada diet lambung harus mudah dicernakan dan mengandung serat makanan yang halus (soluble dietary fiber). Makanan tidak boleh mengandung bahan yang merangsang, menimbulkan gas, bersifat asam, mengandung minyak/ lemak secara berlebihan, dan yang bersifat melekat. Selain itu, makanan tidak boleh terlalu panas atau dingin.
Beberapa makanan yang berpotensi menyebabkan gastritis antara lain garam, alkohol, rokok, kafein yang dapat ditemukan dalam kopi, teh hitam, teh hijau, beberapa minuman ringan (soft drinks), dan coklat. Beberapa macam jenis obat juga dapat memicu terjadinya gastritis. Garam dapat mengiritasi lapisan lambung. Beberapa penelitian menduga bahwa makanan begaram meningkatkan resiko pertumbuhan infeksi Helicobacter pylori. Gastritis juga biasa terjadi pada alkoholik. Perokok berat dan mengkonsumsi alkohol berlebihan diketahui menyebabkan gastritis akut. Makanan yang diketahui sebagai iritan, korosif, makanan yang bersifat asam dan kopi juga dapat mengiritasi mukosa labung.

F. Pengobatan
Pengobatan umum terhadap gastritis adalah menghentikan atau menghindari faktor penyebab iritasi, pemberian antasid dan simptomatik lain, dan pada gastritis atrofik dengan anemia pernisiosa diobati dengan B12 intramuskuler (hydroxycobalamin atau cyanocobalamin).
Jika penyebabnya adalah infeksi oleh Helicobacter pylori, maka diberikan bismuth, antibiotik (misalnya amoksisilin dan klaritromisin) dan obat anti-tukak (omeprazol). Penderita gastritis karena stres akut banyak yang mengalami penyembuhan setelah penyebabnya (penyakit berat, cedera atau perdarahan) berhasil diatasi. Tetapi sekitar 2% penderita gastritis karena stres akut mengalami perdarahan yang sering berakibat fatal. Karena itu dilakukan pencegahan dengan memberikan antasid (untuk menetralkan asam lambung) dan obat anti-ulkus yang kuat (untuk mengurangi atau menghentikan pembentukan asam lambung). Perdarahan hebat karena gastritis akibat stres akut bisa diatasi dengan menutup sumber perdarahan pada tindakan endoskopi. Jika perdarahan berlanjut, mungkin seluruh lambung harus diangkat.
Eradikasi Helicobacter pylori merupakan cara pengobatan yang dianjurkan untuk gastritis kronis yang ada hubungannya dengan infeksi oleh kuman tersebut. eradikasi dapat mengembalikan gambaran histopatologi menjadi normal kembali. Eradikasi dapat dicapai dengan pemberian kombinasi penghambat pompa proton dan antibiotik. Antibiotik dapat berupa tetrasiklin, metronidasol, klaritromisin, dan amoksisilin. Kadang-kadang diperlukan lebih dari satu macam antibiotik untuk mendapatkan hasil pengobatan yang baik.
Gastritis erosif kronis bisa diobati dengan antasid. Penderita sebaiknya menghindari obat tertentu (misalnya aspirin atau obat anti peradangan non-steroid lainnya) dan makanan yang menyebabkan iritasi lambung. Misoprostol mungkin bisa mengurangi resiko terbentuknya ulkus karena obat anti peradangan non-steroid. Untuk meringankan penyumbatan di saluran keluar lambung pada gastritis eosinofilik, bisa diberikan kortikosteroid atau dilakukan pembedahan.
Gastritis atrofik tidak dapat disembuhkan. Sebagian besar penderita harus mendapatkan suntikan tambahan vitamin B12. Gastiritis karena penyakit Ménétrier bisa disembuhkan dengan mengangkat sebagian atau seluruh lambung. Sedangkan gastritis sel plasma bisa diobati dengan obat ulkus yang menghalangi pelepasan asam lambung.

Perawatan Hipertensi

A. Pengertian Hipertensi
Istilah “hipertensi” diambil dari bahasa Inggris “hypertension”. Kata “hypertension” itu sendiri berasal dari bahasa latin, yakni “hyper” dan “tension”. “Hyper” berarti super atau luar biasa dan “tension” berarti tekanan atau tegangan. Hypertension akhirnya menjadi istilah kedokteran yang popular untuk menyebut penyakit tekanan darah tinggi. Disamping itu, dalam bahasa Inggris digunakan istilah “high blood pressure” yang berarti tekanan darah tinggi. (Bangun. 2002)
Hipertensi adalah tekanan darah sistolik ? 140 mmHg dan tekanan darah diastolic ? 90 mmHg, atau bila pasien memakai obat hipertensi. (Mansjoer, Arif. 1999)
Dalam rekomendasi penatalaksanaan hipertensi yang kesemuanya didasarkan atas bukti penelitian (evidence based) antara lain dikeluarkan oleh The Seventh Report of The Joint National Committee on Prevention, Detection, Evalution, and Treatment of High Blood Pressure (JNC-7), 2003, World Health Organization/International Society of Hypertension (WHO-ISH), 1999, British Hypertension Society, European Society of Hypertension/European Society of Cardiology (ESH/ESC), definisi hipertensi sama untuk semua golongan umur. (Sudoyo, Aru W. 2006)
Klasifikasi Hipertensi
Menurut Dr. Marvin Moser dalam bukunya, Lower Your Blood Pressure and Live Longer, sebenarnya yang dinamakan tekanan darah normal atau tinggi, batasnya cukup luas. Karenanya, masih banyak dokter yang tidak setuju dengan klasifikasi batas tekanan darah normal dan batas mulainya hipertensi.
1.  Klasifikasi Menurut  The National Committee on the Detection and Treatment of Hypertension.
Klasifikasi hipertensi menurut The National Committee on the Detection and Treatment of Hypertension jilid keempat (1988) adalah tekanan darah untuk orang dewasa berumur 18 tahun atau lebih. Pada umumnya orang yang berusia diatas 55 tahun akan menderita isolated systolic hypertension (hipertensi sistolik terisolasi). Namun, jika hal ini terjadi pada orang yang lebih muda, dapat diramalkan bahwa dikemudian hari orang itu akan menderita hipertensi sistolik.
2.  Klasifikasi menurut WHO
Menurut WHO (World Health Organization), organisasi kesehatan dunia dibawah PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa), klasifikasi tekanan darah tinggi sebagai berikut.
  • Tekanan darah normal, yakni jika sistolik kurang atau sama dengan 140 dan diistolik kurang atau sama dengan 90 mmHg.
  • Tekanan darah perbatasan, yakni sistolik 141-149 dan diastolic 91-94 mmHg.
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi, yakni jika sistolik lebih besar atau sama dengan 160 mmHg dan diastolic lebih besar sama dengan 95 mmHg.
Pengukuran Tekanan Darah
Pada usia lanjut terdapat berbagai keadaan yang sering menjadi masalah dalam penentuann tekanan darah. Tekanan Darah yang akurat yang dianggap mewakili nilai sebenarnya, amat dipengaruhi oleh keadaan pembuluh pasien yang sudah mengalami kekakuan akibat aterosklerosis dan barorefleks yang berkurang. Tekanan darah dapat menurun secara berlebihan pada posisi berdiri, sesudah makan atau sesudah aktivitas. Selain itu pada pengukuran tekanan darah sering terdapat pseudohipertensi akibat manset pengukuran tekanan darah harus menekan lebih keras arteri brachialis yang kaku, mengeras karena klasifikasi. Keadaan ini harus dipertimbangkan apabila terdapat hipotensi ortostatik atau respon pengobatan yang kurang. Oleh karena pada usia lanjut pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan juga pada posisi berdiri. (Sudoyo, Ani W. 2006)
Pasien dibiarkan istirahat dalam kamar yang tenang, kurang lebih selama 5-10 menit. Beberapa jam sebelumnya tidak dibenarkan minum zat perangsang (stimulant) seperti teh, kopi, dan minuman ringan yang mengandung kafein. Karet lingkar lengan sfigmomanometer memiliki ukuran lebar 12,5 cm dan harus menutup paling sedikit 2/3 bagian atas lengan, karena karet yang lebih kecil dengan cakupan yang kecil akan memberikan angka yang lebih tinggi. Semua orang dewasa harus mengkur tekanan darahnya secara teratur setidaknya setiap 5 tahun sampai umur 80 tahun. Jika hasilnya berada pada nilai batas, pengukuran perlu dilakukan setiap 3-12 bulan. (Gray, Huon H, dkk. 2003)
B. Etiologi
Berdasarkan penyebabnya hipertensi dibagi menjadi dua golongan, yaitu :
1.  Hipertensi Primer
Hipertensi primer adalah penyakit hipertensi yang tidak langsung disebabkan oleh penyebab yang telah diketahui. Dalam bahasa sederhana atau menurut istilah orang awam adalah hipertensi yang penyebabnya tidak atau belum diketahui. Mereka yang menderita hipertensi primer, tidak menunjukkan gejala apapun. Pada umumnya, penyakit hipertensi primer baru diketahui pada waktu memeriksa kasehatan kedokteran. (Bangun, 2002)
Hipertensi primer juga disebut hipertensi “esensial” atau “idiopatik” dan merupakan 95 % dari kasus-kasus hipertensi. Selama 75 tahun terakhir telah banyak penelitian untuk mencari etiologinya. (Gray, Huon H, dkk, 2003)
Hipertensi esensial atau hipertensi primer yang tidak diketahui penyebabnya, disebut juga hipertensi idiopatik. Terdapat sekitar 95 % kasus. Banyak faktor yang mempengaruhinya seperti genetic, lingkungan, hiperaktivitas susunan saraf  simpatis, sistem renin-angiotensin, defek dalam ekskresi Na, peningkatan Na & Ca interselular, dan faktor-faktor yang meningkatkan risiko, seperti obesitas, alcohol, merokok, serta polisitemia. (Mansjoer, Arif. 2001)
2.  Hipertensi Sekunder
Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang telah diketahui penyebabnya. Timbulnya penyakit hipetensi sekunder sebagai akibat dari suatu penyakit, kondisi, dan kebiasaan seseorang. Contoh kelainan yang menyebabkan hipertensi sekunder adalah sebagai hasil dari salah satu atau kombinasi hal-hal berikut :
  • Akibat stres yang parah.
  • Penyakit atau gangguan ginjal.
  • Kehamilan atau pemakaian pil pencegah hamil.
  • Pemakaian obat terlarang seperti heroin, kokain, atau jenis narkoba lainnya.
  • Cedera dikepala atau perdarahan diotak yang berat.
  • Tumor diotak atau sebagai reaksi dari pembedahan.
(Bangun. 2002)
Hipertensi sekunder atau hipertensi renal. Terdapat sekitar 5 % kasus. Penyebab spesifiknya diketahui seperti penggunaan estrogen, penyakit ginjal, hipertensi vascular renal, hiperaldosteronisme primer, dan sindrom Cushing, feokromositoma, koarktasio aorta, hipertensi yang berhubungan dengan kehamilan, dll. (Mansjoer, Arif. 2001)
D. Tanda dan Gejala
Peninggian tekanan darah kadang-kadang merupakan satu-satunya gejala. Bila demikian, gejala baru muncul setelah terjadi komplikasi pada ginjal, mata, otak, atau jantung. Gejala lain yang sering ditemukan adalah sakit kepala, epistaksis, marah, telinga berdengung, rasa berat ditengkuk, sukar tidur, mata berkunang-kunang, dan pusing.
E. Penatalaksaan
Tujuan deteksi dan penatalaksanaan hipertensi adalah menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan mortalitas serta morbiditas yang berkaitan. Tujuan terapi adalah mencapai dan mempertahankan tekanan sistolik dibawah 140 mmHg dan tekanan diastolic dibawah 90 mmHg dan mengontrol faktor risiko. Hal ini dapat dicapai melalui modifikasi gaya hidup saja, atau dengan obat antihipertensi. (Mansjoer, Arif, dkk. 2001)
Hipertensi pada usia lanjut sama seperti hipertensi pada usia lainnya. Bahkan risiko terjadinya komplikasi lebih besar. Terdapat hasil 2 penelitian yang terkontrol yang mempengaruhi cara pengobatan hipertensi sistolik pada usia lanjut, yaitu systolic Hypertension in the Elderly Program (SHEP) dan Systolik Hypertension in Europe (Syst-Eur). Pada studi SHEP yang melibatkan pasien dengan usia lebih 60 tahun dan tekanan darah lebih dari 160/90 mmHg, pemberian diuretic klortalidon (tanpa atau dengan penghambat beta) mengurangi kejadian strok (36 %), gagal jantung (54 %), infark miokard (27 %) dan seluruh komplikasi kardiovaskular (32 %) dibandingkan dengan kelompok placebo. (Sudoyo, Aru W, dkk. 2006)
Tujuan utama pengobatan penderita dengan hipertensi ialah tercapainya penurunan maksimum risiko total mordibitas dan mortalitas kardiovaskuler. Hal ini memerlukan pengobatan semua faktor risiko reversible yang ditemukan seperti merokok, peningkatan cholesterol, diabetes mellitus dan pengobatan yang memadai kondisi klinik yang berhubungan selain pengobatan tekanan darah tingginya sendiri. Intensitas pengobatan sesuai dengan stratifikasi risiko absolute kardiovaskuler seperti diberikut ini :
F.  Strategi penatalaksanaan
1. Penatalaksanaan Farmakologi :
  • Segera berikan pengobatan farmakologi untuk penderita hipertensi dengan risiko tinggi dan sangat tinggi.
  • Monitor tekanan darah, faktor risiko dan dapatkan informasi lain untuk beberapa minggu sebelum menentukan untuk memberikan pengobatan farmakologi (risiko sedang).
  • Observasi penderita selama waktu tertentu sebelum memberikan pengobatan farmakologi (risiko ringan).
2.  Pengobatan non farmakologi
Diberikan pada semua tingkatan dan stratifikasi hipertensi. Tujuan intervensi gaya hidup :
  • Untuk menurunkan tekanan darah
  • Untuk mengurangi kebutuhan dan meningkatkan efikasi obat antihipertensi.
  • Untuk mengobati faktor risiko lain yang ada
  • Untuk pencegahan primer hipertensi dan kelainan kardiovaskuler yang berhubungan dimasyarakat.
1). Berhenti merokok
Merupakan perubahan gaya hidup yang paling kuat untuk pencegahan penyakit kardiovaskuler dan nonkardiovaskuler pada penderita hipertensi.
Untuk penderita yang sulit untuk menghentikan merokok dapat dibantu dengan pengobatan penggantian nikotin.
2). Penurunan berat badan
Obesitas merupakan faktor predisposisi penting terjadinya hipertensi. Penurunan berat badan sebesar 5 kg pada penderita hipertensi dengan obesitas (kelebihan berat badan > 10 %) dapat menurunkan tekanan darah. Penurunan berat badan juga bermanfaat untuk memperbaiki faktor risiko yang lain (resistensi insulin, diabetes mellitus, hiperlipidemia dan LVH).
3). Konsumsi alkohol sedang
Terdapat hubungan linier antara konsumsi alcohol, tingkat tekanan darah dan prevalensi hipertensi pada masyarakat. Alcohol menurunkan efek obat antihipertensi, tetapi efek presor ini menghilang dalam 1-2 minggu dengan mengurangi konsumsi alcohol dibatasi 20-30 g etanol per hari untuk pria dan 10-20 g etanol per hari pada wanita.
4). Penurunan diet garam
Diet tinggi garam dihubungkan dengan penigkatan tekanan darah dan prevalensi hipertensi. Efek diperkuat dengan diet kalium yang rendah. Penurunan diet natrium dari 180 mmol (10,5 g) per hari menjadi 80-100 mmol (4,7-5,8 g) per hari menurunkan tekanan darah sistolik 4-6 mmHg.
5). Perubahan diet yang komplek
Vegetarian mempunyai tekannan darah lebih rendah dibandingkan pemakan daging dan diet vegetarian pada penderita hipertensi dapat menurunkan tekanan darah. Meningkatkan konsumsi buah dan sayuran menurunkan tekanan darah TDS/TDD 3/1 mmHg sedangkan mengurangi diet lemak menurunkan tekanan darah 6/3 mmHg. Pada penderita tekanan darah tinggi, kombinasi keduanya dapat menurunkan tekanan darah 11/6 mmHg. Adanya diet tinggi kalsium, magnesium dan kalium mungkin berperanan terhadap efek tersebut. Makan ikan secara teratur sebagai cara mengurangi berat badan akan meningkatkan penurunan tekanan darah pada penderita gemuk dan memperbaiki profil lemak.
6). Peningkatan aktifitas fisik
Latihan fisik aerobic sedang secara teratur (jalan atau renang selama 30-45 menit 3-4 × seminggu) mungkin lebih efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan olah-raga berat seperti lari, jogging. Tekanan darah sistolik turun 4-8 mmHg. Latihan fisik isometric seperti angkat besi dapat meningkatkan tekanan darah dan harus dihindari pada penderita hipertensi (WHO-ISH 1999). (Joewono, Boedi Soesetyo. 2003).

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review